Selasa, 08 Maret 2011

Pajak bukan berarti Gayus


Pajak bukan berarti Gayus

Apabila anda mendengar kata pajak mungkin yang pertama kali terbayang di pikiran anda adalah Gayus tambunan. Gayus memang sekarang ini sedang menjadi pembicaraan banyak orang Indonesia mulai dari kalangan bawah hingga kalangan elit. Saat ini banyak orang berpikiran semua pegawai pajak seperti gayus. Pikiran itu sebenarnya sangat tidak bertanggung jawab karena tidaklah semua pegawai pajak seperti Gayus, masih banyak para pegawai pajak yang berkerja dengan jujur dan menolak semua bujuk rayu untuk berbuat pelanggaran. Tetapi gawatnya lagi mulai banyak masyarakat yang membentuk perkumpulan memboikot bayar pajak di media jejaring sosial. Sesungguhnya pajak itu sangat penting bagi semua negara karena sebagian besar anggaran negara menggunakan uang pajak untuk pembangunan. Lalu apa jadinya sebuah negara yang tidak ada pajak “APA KATA DUNIA??”.
LALU APA TANGGAPAN ANDA??.
Posting Komentar