Senin, 18 April 2011

GLOBALISASI EKONOMI

GLOBALISASI EKONOMI
Nama: rio aji sutrisno
Kelas: XII IPS1..
Globalisasi ekonomi adalah kehidupan ekonomi global yang bersifat terbuka dan tidakmengenal batas-batas teritorial, atau kewilayahan antara daerah yang satu dengan daerahyang lain. Di sini dunia dianggap sebagai satu kesatuan yang semua daerah dapatterjangkau dengan cepat dan mudah. Sis9i perdagangan dan investasi menuju ke arahliberalisasi kapitalisme sehingga semua orang bebas untuk berusaha di mana saja dankapan saja di dunia ini.
Globalisasi dapat terjadi dengan berkembangnya teknologi informasi dengan pesat,majunya iptek modern, dan kerjasama internasional yang semakin terbuka dan intensif.Oleh karena itu, globalisasi sekarang sudah menjalar ke seluruh dunia. Terdapat dampakpositif dan negatif dari globalisasi. Dampak positifnya antara lain dengan adanyaglobalisasi, mendorong para pengusaha untuk memproduksi barang dengan mutu yangbaik. Para pengusaha harus berusaha meningkatkan efisiensi dan menghilangkan biayatinggi. Selain itu, dengan adanya globalisasi juga akan meningkatkan lapangan pekerjaandengan ditingkatkannya hasil produksi. Lalu dengan berjalannya ekspor-impor, dapatmeningkatkan devisa bagi negara. Di samping dampat positif, globalisasi memilikidampak negatif. Di antaranya adalah meningkatnya kesenjangan antara si kaya yaitu yangdapat bersaing, dan si miskin yaitu yang kalah dalam bersaing. Kemudian jugamembanjirnya barang impor dari luar negeri ke pasar domestik yang dapat mematikanusaha pengusaha kecil.
Bagi indonesia yang juga merupakan salah satu warga dunia, pengaruh globalisasi tidakdapat dihindari. Oleh karena itu siap tidak siap, Indonesia harus segera mempersiapkandiri menghadapi era globalisasi yang akan segera datang bagi Indonesia. Globalisasi baginegara-negara berkembang seperti Indonesia akan diterapkan pada tahun 2020, dan baginegara maju sudah akan diterapkan pada tahun 2010. Sehingga kurang dari 15 tahun lagiIndonesia akan menghadapi globalisasi.
Indonesia sekarang ini masih menerapkan kebijakan proteksi ekonomi, untuk melindungikomoditas domestik agar dapat bersaing dengan barang-barang impor. Para produsen diindonesia masih merupakan produsen yang kecil-kecil sehingga output produksi danefisiensi masih rendah. Hal ini terbukti dengan didominasinya perekonomian nasionaloleh sektor Usaha Kecil Menengah atau UKM. Para pengusaha kecil tersebut adalah parapengusaha yang hanya memiliki modal kecil sehingga tidak akan sanggup bertahan lamajika harus bersaing dengan para pengusaha besar nasional atau luar negeri. Selain itu dayabeli masyarakat juga masih rendah, sehingga masyarakat tidak akan mampu jika harusmembeli barang-barang yang tidak disubsidi oleh pemerintah.
Untuk menjawab tantangan itu, pemerintah dan seluruh warga harus berbenah darisekarang. Pemerintah sebaiknya sedikit-demi-sedikit menghapus kebijakan proteksiekonomi, sehingga para pengusaha Indonesia tidak kaget nantinya jika era globalisasi itutelah datang. Kemudian pemerintah juga harus memberikan kredit baik itu bagipengusaha besar dan terutama bagi pengusaha kecil. Hal ini dimaksudkan untuk membuatbesar usaha para pengusaha kecil dan memperkuat persaingan mereka dengan pengusahabesar lainnya. Hal ini secara otomatis akan memperkuat daya persaingan dengan carapara pengusaha akan meningkatkan mutu barang dan efisiensi dalam produksi. Kemudianpemerintah juga harus menciptakan stabilitas keamanan agar iklim berusaha menjadikondusif sehingga dalam berusaha baik itu pengusaha domestik atau asing dapat tenang.Lalu proses alih teknologi juga harus cepat dilaksanakan agar Indonesia dapatmemperoduksi barang-barang yang sebelumnya tidak memiliki teknologi tersebutsehingga mengurangi datangnya barang impor yang kemudian dapat menghemat devisa.Jika semua langkah tersebut dilakukan, semoga saja Indonesia dapat menghadapiglobalisasi ekonomi yang akan segera tiba di negeri ini.

Poskan Komentar